Kajati Jambi Lepas Pemberangkatan Dua Ribu Paket Sembako

oleh -

sergap TKP – JAMBI

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati ) Jambi, Sapto Subroto melepas pemberangkatan pengiriman Dua ribu paket sembako bantuan sosial Covid 19 untuk masyarakat terdampak Pandemi Covid 19,

Paket bantuan sosial  Covid 19 yang diangkut dengan menggunakan 10 mobil tersebut, rencananya akan disalurkan secara serentak oleh seluruh Kejaksaan Negeri Kabupaten/Kota di lingkup Provinsi Jambi esok hari.

Kegiatan pelepasan dilakukan didepan Kantor Kejati dan dihadiri para Wakajati, Para Asisten, Kajari Jambi dan perwakilan dari seluruh Kejati.

Pada arahannya, Kajati Jambi mengatakan, kasus penyebaran Covid 19 yang masih tinggi di Provinsi Jambi dan kebijakan PPKM yang diperpanjang oleh Pemerintah pusat hingga 23 Agustus mendatang , ditambah lagi  dengan adanya penyekatan di sejumlah titik di Provinsi Jambi dan himbauan agar masyarakat di rumah saja, membuat gerak masyarakat terbatas.

“Mau tidak mau Pemerintah punya kewajiban membantu masyarakat terdampak Pandemi Covid 19 dalam pemenuhan kebutuhannya,” ujar Sapto Subroto. Rabu (18/8/2021).

Pemberian paket sembako tersebut, kata Sabto, diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya.

“ Jadi ini kan kebetulan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ke 76. Dengan adanya kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat itu akan  membatasi gerak masyarakat. Mau tidak mau pemerintah mempunyai kewajiban untuk memenuhi kebutuhan mereka. Kaitannya dengan itu, kami dari Kejati yang diinisiasi oleh Pak Waka dan beberapa Asisten dan juga pengurus dari  PJI kita mencoba menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang tentunya terdampak dengan kebijakan.  Kita ini ada 2 ribu paket, terdiri dari beras dan sembako lain, dan insyaallah nanti beberapa Kejari juga akan menambahkan uang tunai untuk kebutuhan masyarakat. Bantuan ini  nilainya mungkin tidak seberapa , namun itu adalah bentuk kepedulian,” kata Sapto Subroto.

Paket sembako yang dibagikan terdiri dari 5 kilogram beras, minyak goreng, mie instant, gula, kopi dan makanan kaleng.

Sasaran penerima bantuan adalah petugas Cleaning service di rumah sakit, petugas penggali kubur dan pemulasaraan jenasah, satpam serta petugas kebersihan.