Pastikan Surabaya Aman Selama Nataru, Polrestabes Surabaya Gelar Simulasi Pam

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menggelar simulasi pengamanan di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria, Surabaya (21/11/2021).

“Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan pihak Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria beserta Satgas Penanggulangan Covid-19 dan dibantu dengan Ormas yang ada , mengadakan simulasi pengamanan untuk persiapan Hari Natal dan juga Tahun baru,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Senin (22/11/2021).

Kapolrestabes Surabaya didampingi Waka Polrestabes AKBP Hartoyo mengungkapkan bahwa simulasi ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan saat perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Tujuannya tidak lain dan tidak bukan agar kita semua tidak kecolongan, karena Surabaya pernah terjadi cerita pahit terkait gangguan teroris, hal ini juga nantinya dapat digunakan sebagai acuan oleh para unsur pengamanan Nataru yang ada diwilayah Polrestabes Surabaya, dan sebagai tujuan akhirnya supaya Kota Surabaya ini aman dan kondusif,” ucap Kombes Pol A. Yusep Gunawan.

Untuk pengamanannya sendiri masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, hanya saja kali ini diberlakukan protokol kesehatan yang ketat karena dalam masa pandemi Covid-19.

“Kita tahu bersama bahwa saat ini Surabaya memang sudah level 1 tetapi kita tetap harus waspada dan kita percaya bahwa Pandemi Covid 19 ini masih ada, untuk itu perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini kita tetap laksanakan prokes ketat, sehingga jangan sampai nanti terjadi penularan dan ada klaster baru setelah perayaan Nataru ini,” ujar Yusep.

Proses simulasi tersebut meliputi apel pengamanan, tactikal floor game (TFG), sterilisasi oleh brimob, secdoor serta apel konsolidasi yang dipimpin oleh Kasubag Kerma, yang berperan sebagai Perwira Pengendali Pengamanan (Padal PAM).

Untuk protokolnya sendiri para jemaat yang datang wajib menggunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun, scan barcode aplikasi peduli lindungi, cek suhu tubuh, hingga penyemprotan di bilik disinfektan yang akan diawasi Satgas Covid-19.