Peduli Erupsi Gunung Semeru, KPSPI Bersama PPKSPI Kirimkan Bantuan Pakan Ternak

oleh -

sergap TKP – LUMAJANG

Komunitas Peternak Sapi Pemula Indonesia (KPSPI) dari kluster Tapal Kuda bersama Persatuan Peternak Kambing dan Sapi Pemula Indonesia (PPKSPI) mengirimkan bantuan berupa pakan ternak kepada warga pemilik ternak yang terdampak erupsi di lereng Gunung Semeru, Kab. Lumajang, Jawa Timur. Rabu (8/12/2021).

Kegiatan pengiriman bantuan berupa pakan ternak yang digalang mulai hari  Minggu (5/12/2021) atau pasca terjadinya erupsi Gunung Semeru itu, mulai disalurkan sejak Selasa (7/12/2021).

“Bantuan dari wilayah Timur berupa 2 pickup hijauan makanan ternak difokuskan untuk Desa Sumbermujur pada Selasa (7/12/2021) dan hari selanjutnya bergantian akan ditujukan kepada Desa Sumberwuluh,” kata Rahmadhani, Tokoh KPSPI Lumajang yang bergerak di lapangan memetakan sasaran bantuan.

Tokoh KPSPI, Handy Firman Prabowo mengatakan bahwa jejaring masyarakat peternak yang tergabung dalam KPSPI selalu hadir dalam kondisi darurat seperti ini.

“Erupsi Tahun lalu kami juga hadir memberikan bantuan kepada peternak di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.” ujar Handy Firman Prabowo.

Menurut Handy, Dalam situasi darurat seperti saat ini, tidak banyak orang berpikir kepada hewan-hewan ternak yang ada. Sebagian besar berfokus pada warga yang terdampak.

“Padahal sebagian wilayah di lereng gunung, desa-desa di lereng Semeru menyimpan potensi kekayaan protein kita,” tuturnya.

KPSPI, kata Handy, dibangun berdasarkan kesadaran kolektif kepada seluruh anggota komunitas ini, saling menguatkan sesama peternak muda pemula.

“Sehingga dalam situasi seperti ini secara otomatis teman-teman peternak di dalam komunitas tergerak untuk turut membantu, sebisa mungkin dan sesegera mungkin,” terang Handy.

Ketua KPSPI Malang Raya, Adi Cahyono menambahkan, jika jejaring KPSPI dari wilayah Barat akan berfokus pada Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

“Relawan KPSPI Malang Raya di lapangan sudah memetakan potensi hewan ternak yang terdampak, baik jumlah maupun permasalahannya. Sementara potensi ternak yang selamat di Desa Supiturang adalah Sapi 160 ekor, Kambing 500 ekor, dan Domba 150 ekor,” tutur Adi Cahyono,

“Minggu ini kami akan melakukan bakti ternak, pengobatan hewan ternak di Desa Supiturang. Permasalahan kesehatan yang sudah terpetakan adalah hewan ternak stress sehingga mempengaruhi nafsu makan, lalu dikabarkan banyak hewan ternak yang mengalami batuk. Kami juga menerima permintaan dari rekan tenaga kesehatan hewan di lapangan untuk mencukupi kebutuhan obat luka bakar dan sakit mata,” imbuhnya.

Sementara itu, Bayu Sakti, salah satu tokoh pendiri sekaligus Pengawas Organisasi KPSPI Malang Raya mengaku jika pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu mengusahakan tambahan bantuan pakan berupa konsentrat, yang juga akan dikirim bersama hijauan makanan ternak, dalam 2-3 hari mendatang.

Selain pakan hijauan, akan ada bakti ternak berupa pemeriksaan dan pengobatan, kami juga sedang koordinasi dengan para donatur agar bisa mengirimkan pakan konsentrat dan pakan fermentasi atau silase. Dalam situasi seperti ini pakan hijauan, fermentasi dan konsentrat menjadi penting, karena pakan untuk ternak tidak mudah didapat. Hewan ternak dijual juga tidak mungkin, karena harganya akan murah, sementara bisa jadi ternak-ternak tersebut menjadi sisa harta berharga yang dipunya oleh masyarakat pedesaan.

“Diharapkan bantuan pakan ternak tersebut menjadi salah satu solusi bagi warga yang kesulitan mencari pakan ternak akibat makanan hijauan ternak yang selama ini terkontaminasi abu vulkanik Gunung Semeru.” kata Bayu Sakti.

Tak hanya itu, Bayu juga mengatakan, KPSPI Malang Raya selain melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, juga telah berkoordinasi dengan para Veteriner yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Korwil Jatim.

Terkait hal tersebut, Ketua PDHI Jatim, drh. Deddy Fachrudin Kurniawan menjelaskan bahwa pada hari Selasa (7/12/2021) telah dikirim total armada bantuan untuk masyarakat peternak terdampak erupsi Semeru di Lumajang berupa 1 Truk berisi 6 ton rumput segar, 1 Truk berisi 5 ton Silase, 1 Pick up berisi 2 ton silase, 1 pick up berisi 2 ton rumput segar, 1 pick up berisi 2 ton rumput segar, 1 mobil pengawal berisi obat-obatan, sembako, pakaian dan lain-lain.

“Bantuan tersebut kami himpun juga sejak 5 Desember 2021. Sabtu (11/12/2021) esok PDHI Korwil Jatim direncanakan akan menggelar pengobatan massal,” ujar Deddy.

Bayu menambahkan, Untuk bantuan dari KPSPI Malang Raya akan terus dikoordinasikan dengan berbagai pihak.

“Bantuan berupa pakan ternak hijauan, konsentrat, obat-obatan dan vitamin ternak yang akan dikirimkan 2-3 hari mendatang akan dikoordinasikan dengan berbagai pihak agar dapat bergantian, dapat merata dan saling mengisi kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.