sergap TKP – TULANG BAWANG
Satreskrim Polres Tulang Bawang berhasil mengungkap dan menangkap 2 (dua) Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Minggu (31/5/2026).
Dari ungkap kasus tersebut, polisi terpaksa melumpuhkan salah satu pelaku dengan timah panas lantaran berusaha melawan saat hendak ditangkap.
Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama mengatakan, kedua pelaku ditangkap terkait kasus curanmor yang terjadi pada 18 Mei 2026 dan menyebabkan dua unit sepeda motor milik korban hilang.
Kasatreskrim Polres Tulang Bawang menjelaskan, identitas pelaku berhasil dikantongi polisi setelah aksi mereka terekam kamera CCTV sebelum kejadian.
“Pada pukul 16.30 WIB, anggota Satreskrim Polres Tulang Bawang melakukan penangkapan terhadap dua orang tersangka yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau curanmor,” kata Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama.
Saat hendak ditangkap di kawasan pasar Unit 2 Banjar Agung, kedua pelaku berusaha melarikan diri.
Tak ingin buruannya kabur, Polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan aksi pelarian tersebut.
Namun, salah satu tersangka Umar tidak mengindahkan tembakan peringatan dan justru mengeluarkan serta menodongkan senjata api rakitan ke arah petugas.
“Karena tidak mengindahkan tembakan peringatan dan mengancam anggota menggunakan senjata api rakitan, petugas melakukan tindakan tegas terukur,” ujar AKP Apfryyadi Pratama.
Akibat tindakan tersebut, Umar mengalami luka tembak dan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Mutiara Bunda Tulang Bawang. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, satu tersangka lainnya berinisial Dwi Sambodo berhasil diamankan dan kini menjalani pemeriksaan.
Dari hasil penyelidikan dan pengakuan tersangka, keduanya diduga telah beberapa kali melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor.
Polisi mencatat sedikitnya ada tiga lokasi kejadian perkara (TKP) di Tulang Bawang yang pernah menjadi sasaran mereka.
“Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka sudah beraksi di tiga TKP di Tulang Bawang. Bahkan ada juga TKP di Jakarta, sehingga aksinya sudah lintas provinsi,” jelas AKP Apfryyadi Pratama.
Polisi juga menduga para pelaku kerap membekali diri dengan senjata api rakitan saat menjalankan aksi kejahatannya.







