sergap TKP – KUDUS
Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han., menyambut kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. beserta rombongan di Lapangan Sepak Bola Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Rabu (8/7/2026).
Kedatangan Kehadiran Menteri Pertahanan RI dan Wakil Panglima TNI, dalam rangka kunjungan kerja ke Brigif TP 43/Muria.
Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya pimpinan Kementerian Pertahanan dan TNI untuk meninjau secara langsung kesiapan satuan, memperkuat pembinaan organisasi, serta memastikan pembangunan kekuatan pertahanan berjalan secara optimal.
Kehadiran Menteri Pertahanan RI dan Wakil Panglima TNI juga menjadi bentuk perhatian dan komitmen pemerintah terhadap peningkatan profesionalisme prajurit di seluruh satuan jajaran TNI.
Brigif TP 43/Muria sebagai salah satu satuan strategis di bawah jajaran Korem 073/Makutarama memiliki peran penting dalam mendukung kesiapsiagaan pertahanan wilayah.
Melalui kunjungan ini, pimpinan Kementerian Pertahanan dan TNI diharapkan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi satuan sekaligus memberikan arahan strategis guna meningkatkan kemampuan operasional dan pembinaan personel.
“Kehadiran Bapak Menteri bersama Bapak Wakil Panglima TNI merupakan kehormatan besar bagi keluarga besar Korem 073/Makutarama, khususnya Brigif TP 43/Muria.” kata Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han.
“Kunjungan ini mencerminkan perhatian nyata pimpinan terhadap pembinaan satuan dan menjadi energi positif bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, kesiapsiagaan, serta loyalitas dalam melaksanakan setiap tugas demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Danrem 073/Makutarama.
Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan seluruh satuan di daerah dalam mewujudkan postur pertahanan negara yang tangguh






