sergap TKP – INTAN JAYA
Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyampaikan penjelasan resmi terkait insiden kontak tembak yang terjadi di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Kamis, (2/7/2026).
Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, terlebih dahulu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Okto Tigau.
“Setiap kehilangan nyawa merupakan duka yang tidak kita harapkan. Besar harapan kami agar peristiwa seperti ini tidak terus berulang sehingga masyarakat Papua dapat hidup dalam suasana yang aman, damai, dan penuh harapan,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.
Berdasarkan data aparat keamanan, Okto Tigau diidentifikasi sebagai anggota TPNPB-OPM yang menjabat sebagai Wakil Komandan Operasi Batalyon Metua Kodap VIII/Intan Jaya dan disebut memiliki keterlibatan dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah tersebut.
Insiden bermula saat personel TNI yang sedang melaksanakan tugas pengamanan mendeteksi empat orang bergerak secara sembunyi-sembunyi menuju pos pada malam hari.
Setelah peringatan diberikan sesuai prosedur namun tidak direspons, terjadi kontak tembak yang, menurut keterangan Koops TNI Habema, diawali oleh kelompok tersebut. Tiga orang melarikan diri, sementara satu orang ditemukan meninggal dunia saat penyisiran keesokan harinya sesuai prosedur.
Koops TNI Habema menegaskan bahwa seluruh tindakan prajurit dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip profesional, proporsional, akuntabel, serta mengutamakan keselamatan masyarakat sipil.
Melalui kesempatan tersebut, Koops TNI Habema juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan jalan damai demi terciptanya Papua yang aman, sejahtera, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.







