sergap TKP – SURABAYA
Sepanjang tahun 2019, Kepolisian Daerah Jawa Timur melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum telah menangani 17.305 kasus dimana terdapat penurunan pada kasus pencurian kendaraan bermotor di tahun ini.
Angka pengungkapan kasus tersebut turun dibandingkan tahun sebelumnya di 2018. “Dimana selama tahun 2018 jumlah perkara yang ditangani sebanyak 22.295 turun menjadi 17.305 perkara ditahun 2019,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Senin (23/12/2019).
Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus tahun ini juga menorehkan kinerja positif salah satunya adalah pengungkapan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE).
“Dari sekian banyak tindak pidana yang ditangani oleh Ditreskrimsus juga berhasil menuntaskan perkara yang signifikan. Dimana tahun 2019 dapat menyelesaikan 32 kasus siber,” terang Kapolda.
Di tahun 2019, Direktorat Reserse Narkoba mencatatkan pengungkapan kasus sebanyak 5.596 kasus dengan tersangka sebanyak 6.950 yang sebagian besar berperan sebagai pengedar.
Selain kasus kriminal dan narkotika, tahun
2019 ini Polda Jatim melalui Direktorat Lalu Lintas berhasil menurunkan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dan angka fatalitas akibat laka lantas dengan cukup signifikan dibanding tahun 2018 lalu.
“Tahun 2018 angka laka lantas sebanyak 22.231, kasus ditahun 2019 berhasil diturunkan menjadi 18.538 angka atau turun 16,61 persen. Sedangkan angka fatalitas korban meninggal dunia tahun 2018 sebanyak 4.662 jiwa pada 2019 turun menjadi 3.591 jiwa atau turun 22,97 persen,” papar Kapolda.
Sepanjang 2019 ini setidaknya terdapat
3.918 korban meninggal dunia, 619 orang luka berat dan 26.353 korban luka ringan dengan kerugian materi mencapai Rp 23 miliar.
“Korban laka lantas maupun pelanggaran lalu lintas masih didominasi masyarakat berprofesi karyawan atau swasta sebanyak 30.000 lebih. Yang paling dominan mengalami kecelakaan tahun ini adalah pengendara roda dua,” jelasnya.






