Cabuli Gadis Remaja Hingga Hamil, Seorang Sopir Odong-Odong Diamankan Polisi

oleh -
oleh

sergap TKP – JAKARTA

Aparat Kepolisian Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat mengamankan seorang pria berinisial RIS (42) lantaran diduga melakukan pencabulan terhadap gadis remaja berinisial NN (17) hingga hamil 3 bulan.

Pelaku RIS yang berprofesi sebagai sopir odong odong itu, diamankan saat berada dirumah kontrakannya di daerah semanan Kalideres Jakarta Barat

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat AKP Syafri Wasdar didampingi Kanit Reskrim AKP Aep Haryaman mengatakan, pelaku RIS (42) ini berprofesi sebagai seorang sopir odong odong

Pelaku ini sudah 3 kali gagal dalam urusan rumah tangga (pernikahan).

” Pelaku telah melakukan perbuatan asusila terhadap korban sebanyak 4 kali sejak bulan januari 2023 hingga korban hamil 3 bulan,” ujar Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar saat dikonfirmasi, Minggu (14/5/2023).

Kapolsek menjelaskan, korban berkenalan dengan pelaku saat pertama kali korban menaiki kendaraan odong odong pelaku.

Saat menaiki kendaraan odong odong tersebut kemudian pelaku tertarik akan kecantikan korban dan berkenalan dengan meminta no HP korban.

Berjalannya waktu antara pelaku dan korban sudah sering kali berkomunikasi melalui ponsel hingga pelaku mengajak korban ke rumah kontrakan yang ditempati.

Setibanya dirumah kontrakan, pelaku kemudian mengajak untuk berhubungan intim dengan korban, mendengar hal yang tidak pantas tersebut kemudian korban sempat menolak namun korban tak kuasa dengan paksaan pelaku yang terus memaksa untuk menyetubuhi korban dengan dibekap tangan pelaku agar korban tidak berteriak.

“Korban telah disetubuhi oleh pelaku sebanyak 4 kali sejak Januari 2023 hingga kini korban hamil,” jelasnya

Mendengar dan mengetahui anaknya tersebut dihamili kemudian orang tua korban melaporkan ke Polsek Kalideres.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Aep Haryaman menambahkan, “Setelah menerima adanya laporan tersebut kemudian kami langsung bergerak untuk mencari dan mengamankan pelaku.” Imbuh AKP Aep Haryaman.

RIS asal Pekalongan Jawa Tengah ini pun tak berdaya saat dilakukan penjemputan dirumah kontrakannya di daerah semanan Kalideres Jakarta Barat oleh anggota kepolisian dari Polsek Kalideres.

“Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatan nya pelaku dikenakan Pasal 76D Jo pasal 81 ayat 1 dan 2 dan atau pasal 76E Jo pasal 82 ayat 1 UURI no 17 th 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukum minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara plus kebiri serta denda Rp5 miliar.” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.