sergap TKP – SURABAYA
Hasil ‘Operasi Simpatik Semeru 2017’ yang digelar Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur dan jajarannya selama 21 hari atau sejak 1 hingga 21 Maret 2017, terungkap jika Pelajar di Jawa Timur ternyata menduduki peringkat kedua sebagai pelaku pelanggaran lalu lintas sesudah karyawan.
“Dari hasil ‘Operasi Simpatik Semeru 2017’. Untuk Pekerjaan pelanggar yang paling terbesar, disini adalah pelajar karena menduduki angka kedua di bawahnya karyawan,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, S.H. saat Anev hasil Operasi Simpatik Semeru 2017. Rabu (22/3/2017).
“Pelanggaran itu di bagi beberapa segmen, Antara lain jenis kendaraannya, pekerjaan pelanggar, dan usia pelanggar. Ujar Machfud Arifin.
Menurut Machfud, “Operasi Simpatik, bukan Operasi Zebra maupun Operasi Patuh. Operasi Simpatik adalah operasi yang dilakukan oleh polisi dengan mengedepankan tindakan – tindakan simpatik guna meningkatkan kesadaran masyarakat berlalulintas di jalan raya,” terang Machfud.
Informasi yang di dapat sergap TKP, Berdasarkan hasil ‘Operasi Simpatik Semeru 2017’ yang digelar Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur dan jajarannya selama 21 hari atau sejak 1 hingga 21 Maret 2017 tercatat ada sebanyak229.010 Pelanggar.
Dari sebanyak 229.010 Pelanggar, 195.761 Pelanggar merupakan pelanggaran sepeda motor, 21.844 Pelanggar merupakan pelanggaran mobil penumpang, 1.643 Pelanggar merupakan pelanggaran mobil Bus, 9.762 Pelanggar merupakan pelanggaran mobil barang, dan kendaraan khusus 0 pelanggaran.
Sedangkan dilihat dari Pekerjaan para pelanggar, PNS 6.777, Karyawan 135.843 Pelanggar, Pelajar 57.634 Pelanggar, Pengemudi 11.939 Pelanggar, TNI 0, lain-lain 16.817 Pelanggar.
Dan jika dilihat berdasarkan Usia Pelanggar, usia 0-15 tahun sebanyak 11.311 Pelanggar, usia 16-25 tahun sebanyak 76.934 Pelanggar, usia 26-45 tahun sebanyak 68.949 Pelanggar, usia 46-55 tahun sebanyak 40.947 Pelanggar, usia 56-60 tahun sebanyak 4.667 Pelanggar, dan usia diatas 60 tahun ada sebanyak 1.752 Pelanggar.
Sementara untuk kecelakaan, Jumlah kejadian ada sebanyak 1.108 kejadian, 152 korban meninggal dunia, 89 korban luka berat, 1.543 korban luka ringan, dan dengan kerugian materi sebesar Rp 1.247.050.000.






