Tidak Ada Mudik, Polda Jatim Tetap Gelar Ops Ketupat Semeru

oleh -
oleh

sergap TKP – SURABAYA

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar operasi Ketupat Semeru 2020 yang merupakan operasi kemanusiaan sama halnya tahun lalu yakni untuk mengantisipasi jalur mudik maupun arus balik.

“Ketika jalur mudik yang diantisipasi adalah kriminalitas kejahatan kemudian kita melihat aspek kerawanan seperti bencana alam, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, kemudian kelancaran,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat (24/4/2020).

Pihaknya juga meninjau aspek-aspek lain di bidang pangan seperti sembako, logistik dan lain-lain sama halnya dengan tahun lalu. Namun demikian, di tahun ini pihaknya telah menambahkan beberapa misi lain sesuai kondisi tahun ini.

“Tahun ini tambahannya misinya adalah bagaimana mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai virus COVID-19,” ujar Kabid Humas.

Saat ditanya langkah Polda Jatim terkait turunnya angka kriminalitas, Trunoyudo mengaku hal itu terkait dengan data yang dilaporkan dari polsek, polres sampai tingkat polda yang akan dirvaluasi lagi saat anev.

“Setelah kita analisa dan evaluasi, datanya menunjukkan turun. Penurunan ini ada berbagai faktor, yang mempengaruhi diantaranya adalah faktor kepolisian itu sendiri,” imbuhnya.

Untuk itu pihaknya telah melakukan sejumlah cara untuk menciptakan kamtibmas. Untuk aspek penegakan hukum, pemeliharaan dan bagaimana menciptakan deteksi, preemtif preventif sampai persuasif.

“Ini upaya yang kita lakukan. Di luar itu kita melakukan kerja sama dengan stakeholder lainnya, tokoh agama, tokoh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PBB) pihaknya menyebut hal itu sudah cukup jelas. “Ikuti saja surat edaran sudah jelas, baca dan bagaimana panduan untuk ibadah,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.