sergap TKP – MADIUN
Jelang sidang putusan kepengurusan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) di Pengadilan Negeri (PN) Madiun, Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya menerjunkan 1200 personil Polri dan 700 TNI untuk melakukan pengamanan.
Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan adanya bentrokan antar kelompok yang berakibat kericuhan selama jalannya persidangan.
Guna meninjau kesiapan pengamanan, digelar rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah, diikuti oleh Pejabat Utama Polda Jatim, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, Kapolres Jajaran Korwil Madiun, dan Dandim Jajaran Korwil Madiun.
Dalam rakor tersebut para petugas diimbau untuk melakukan upaya preventif berupa penggalangan, manajemen media melalui kontra narasi, serta berkoordinasi dengan Polres perbatasan Polda Jateng untuk lakukan penyekatan.
Seluruh anggota juga diminta memastikan area Pengadilan Negeri Kota Madiun dalam keadaan steril sehingga kegiatan Sidang Putusan dapat berjalan tertib, kondusif, dan aman.








