sergap TKP – SURABAYA
Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak selaku Katim Supervisi dan Assistensi Kampung Tangguh wilayah Surabaya dan Tanjung Perak melakukan peninjauan terhadap 12 kampung tangguh yang ada di Surabaya.
Adapun 12 Kampung Tangguh Semeru yang dilakukan peninjauan tersebut antara lain, Kampung tangguh RW.01 kel. Kedung baruk kec. Rungkut (Polsek Rungkut), Kampung tangguh Dukuh gogor RW.02 kel. Jajar tungal kec. Wiyung (Polsek Wiyung), Kampung tangguh RW.06 kel. Rangkah kec.Tambaksari (Polsek Tambaksari), Kampung tangguh RW.02 kel. Manukan kulon kec. Tandes (Polsek Tandes).
Kemudian ada Kampung tangguh Karangrejo sawah RW.03 kel. Wonokromo kec. Wonokromo (Polsek Wonokromo), Kampung tangguh RW.05 kel. pakis kec. Sawahan (Polsek Sawahan), Kampung tangguh Gresik PPI RW.04 kel. kemayoran kec. Krembangan (Polsek Krembangan), dan Kampung tangguh RW.03 kel. Jepara kec. Bubutan (Polsek Bubutan).
Sementara untuk kampung tangguh yang berada di wilayah Tanjung Perak antara lain Kampung tangguh RW 3, Jl. Sedayu Kel Morokrembangan Kec Krembangan (Polsek Krembangan), Kampung tangguh RW 1 Asem raya asemrowo, RW 4 Tambak mayor 15, RW 5 Tambak dalem kec.Asemrowo (Polsek Asemrowo), Kampung tangguh RW 3, tambak gringsing kel.perak timur kec.pabean cantikan (Polsek Pabean Cantikan), dan Kampung tangguh RW 4, Kel.Sidotopo kec. Semampir (Polsek Semampir).
Pada kesempatan tersebut, Dirresnarkoba yang didampingi 16 anggota tim supervisi dan assistensi mengunjungi lokasi kampung tanggung semeru yang dibagi untuk meninjau 12 kampung tangguh yang ada.
Kombes Pol Cornelis M. Simanjuntak sendiri didampingi Kabaginfolog Rolog Polda Jatim Akbp Elijas Hendrajana dan Kabagdalpers Ro SDM Polda Jatim Akbp Zulham Effendy meninjau kampung tangguh yang ada di wilayah hukum Polsek Wiyung dan Tandes.
Alhasil dari peninjauan yang dilakukan tim supervisi dan assistensi Polda Jatim, pembentukan Kampung Tangguh di wilayah
Surabaya dan Tanjung Perak sudah sesuai arahan Kapolda Jatim kendati masih terbatasnya sarana dan prasarana pendukung.
Sejumlah Polsek juga masih mengalami kesualitan mendapatkan data akurat dari dinas kesehatan/ instansi terkait jumlah pasien Covid-19. Selain itu dana oprasional yang dibutuhkan juga masih kurang apabila hanya mengandalkan masyarakat.
Untuk lumbung pangan sendiri juga sangat minim mengingat banyaknya masyarakat yang membutuhkan bantuan tersebut serta masih kurangnya donatur. Masyarakat sendiri masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan.
Sementara itu kendaraan rapid test dan kendaraan PCR test bantuan dari BPBD dan BIN sudah berjalan secara mobile di wilayah Surabaya dan Tanjung Perak.
Kombes Cornelis M. Simanjutak sendiri menyebut bahwa tujuan diadakan Kampung Tangguh Semeru ini adalah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Sehingga sangat diperlukan kesadaran masyarakat untuk lebih waspada terhadap pandemi ini.
Untuk itu pihaknya meminta masyarakat untuk bisa lebih solid demi membangun kemandirian dan kemampuan masyarakat dalam rangka meminimalisir dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini.
Kombes Pol Cornelis juga meminta tiga pilar dan pengurus kampung tangguh untuk update data terkait warga yang terkena covid agar penangan bisa dilakukan dengan tepat. Hal ini juga hanya bisa terwujud apabila masyarakat dan tiga pilar saling bersinergi mengahadapi situasi ini.
Kendati demikian Ketua Tim Supervisi dan Assistensi Kampung Tangguh ini juga berterima kasih sekaligus mengapresiai para relawan, masyarakat dan tiga pilar dalam pelaksanaan kampung tangguh semeru.
Kedepan pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi sehingga setiap wilayah terus meningkatkan eksistensi kampung tangguh semeru agar semakin hari semakin baik dan berdampak positif dalam penanganan Covid-19 dan dampak sosial yang ditimbulkannya.






