Ditpolairud Polda Jawa Timur Gagalkan Upaya Penyelundupan Satwa Dilindungi

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Ditpolairud Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan upaya pengiriman satwa yang dilindungi dari Balikpapan menaiki kapal ferry menuju Surabaya.

Di dalam kapal, petugas juga menemukan sejumlah satwa yang dilindungi jenis burung yang dimasukkan ke dalam truk.

Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arnapi menjelaskan, untuk mengelabuhi petugas, pelaku menaruh burung yang dilindungi ke dalam truk bersamaan dengan rongsokan besi tua. Pelaku bernama Muchammad Kurniawan (23), warga Kramat II, Ganting, Gedangan, Sidoarjo.

“Penangkapan dilakukan dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB oleh Tim Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim,” kata Kombes Pol Arnapi di Surabaya, Kamis (26/8/2021).

Peristiwa ini bermula saat KM. Dharma Fery VII berlayar dari Balikpapan sedang mengangkut penumpang dan muatan tujuan Surabaya.

Ditpolairud mengatakan pihaknya mendapat informasi dari masyarakat jika diantara muatan tersebut, ada 2 unit truk dengan nomor polisi S 9344 UT dan L 8266 UB yang mengangkut muatan rongsokan besi tua dan membawa burung yang dilindungi.

Selanjutnya, sekitar pukul 01.00 WIB, KM Dharma Ferry VII bersandar di pelabuhan Jambrud. Lalu anggota intelair melihat kedua unit truk tersebut turun dari Kapal dan dilakukan pembuntutan.

“Kemudian kedua truk berhenti di depan kantor bank area pelabuhan Jalan Perak Timur Surabaya dan disusul mobil berwarna abu-abu,” terang Arnapi.

Ternyata, Arnapi mengatakan pihaknya menemui adanya kegiatan pemindahan muatan burung langka ke mobil tersebut.

“Terpantau oleh anggota sedang ada kegiatan pemindahan muatan beberapa dus yang diduga berisi burung dari truk ke mobil toyota Calya, selanjutnya dilakukan penangkapan dan dibawa ke kantor Ditpolairud Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya

“Atas perbuatannya tersangka pelaku dapat dijerat dengan UU No. 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.” tegas Arnapi.