Paling Lambat Bulan Oktober, Umrah 2021 Segera Dibuka

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Pandemi Covid-19 yang masih mewabah memaksa pelaksanaan umrah ditunda hingga saat ini. Namun ada kabar baik bahwa pelaksanaan umroh tahun 2021 ini bakal segera dibuka kembali.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Dr. H. Nur Arifin pada acara pembinaan peningkatan Kinerja Penyelenggara perjalanan ibadah Umroh Ibadah haji Umroh (PPIU) Provinsi Jawa Timur tahun 2021.

Kegiatan ini sendiri diikuti travel haji dan umroh seluruh Jawa Timur diantaranya Owner Ziarah Hati Indonesia H. Moch Mas Amiruddin, di Hotel Premier Place Juanda.

H. Nur Arifin menjelaskan belum dibukanya umrah untuk jamaah Indonesia lantaran Arab Saudi sangat berhati-hati memperhitungkan jamaah umrah Indonesia biasanya sangat banyak.

”Arab Saudi sangat berhati hati sekali. Ada lima negara yang belum dibuka umrahnya termasuk jamaah Indonesia yang jumlahnya sangat besar. Mereka takut kalau nanti menjadi penyebab menyebarnya covid di negaranya. Makanya pertimbangannya sangat matang,” jelas H. Nur Arifin.

Kabar baiknya, umrah untuk jamaah Indonesia dalam waktu dekat ini bakal segera dibuka. Untuk perkiraan waktunya sendiri paling cepat bulan September ini atau paling lambat bulan Oktober mendatang.

“Dari pembicaraan dengan Dubes Arab Saudi Insya Allah September-Oktober ini Arab Saudi akan membuka umrah untuk jamaah Indonesia. Sekarang jamaah umrah Indonesia harus sudah disiapkan dengan memastikan sudah dua kali divaksin,” ujarnya.

Sementara itu terkait tingginya biaya umroh apabila diberlakukan satu pintu, Nur Arifin berpendapat bahwa hal ini dilakukan lantaran saat ini pihaknya tengah membangun kepercayaan demgan Arab Saudi.

“Pengalaman umrah masa pandemi pada November 2020 sampai dengan Februari 2021 terdapat sekitar 2.500 jemaah umrah yang berangkat dan ditemukan 125 jemaah umrah (5%) yang terkonfirmasi positif covid setelah tiba di Arab Saudi. Belajar dari pengalaman tersebut perlu diwacanakan umrah satu pintu melalui Asrama Haji Bekasi atau Asrama Haji Jakarta. Ini tidak seterusnya. Hanya pertama saja untuk membangun kepercayaan dari Arab Saudi,” paparnya.

Selain itu, Kemenag ingin keberangkatan umrah pertama dari Indonesia, aman dan tidak ada kasus COVID-19 lagi. “Kita ingin jamaah umrah pertama yang berangkat ke Arab Saudi, nol kasus covid. Bahkan pak Dubes Arab Saudi untuk Indonesia juga akan mengawal langsung jamaah umrah keberangkatan pertama dari Indonesia,” pungkasnya.