Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Barang atau Orang dan atau Penganiayaan

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan terhadap barang atau orang dan atau penganiayaan.

Pengungkapan kasus tersebut, merupakan  pengembangan dari hasil penanganan laporan polisi nomor : LP/B/282/III/2021/RES.1.24 /2020/JATIM/RESTABES SBY, tanggal 17 Maret 2020. dan laporan polisi nomor  : LP/B/669/IX/2021/SPKT POLRESTABES SURABAYA/POLDA JATIM, tanggal 04 September 2021.

“Kronologis kejadian perkara itu,bermula dari adanya saling klaim atas kepemilikan lahan di Jalan Gununganyar Tambak Surabaya.” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan., S.H., S.I.K. Jumat (10/9/2021).

Awalnya, kata Kapolrestabes, perkara ini didasari adanya saling klaim atas kepemilikan lahan di Jalan Gununganyar Tambak Surabaya, Masing-masing pihak yang mengklaim saling bersengketa dan salah satu pihak yaitu pelapor membangun pos dan memasang papan yang  menyatakan bahwa tempat ini adalah miliknya.

“Sekitar pada tanggal 10 Juni 2021 kemudian Tersangka RF (43) Dkk datang kelokasi merusak pos sehingga tidak bisa digunakan lagi.” kata Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Pada tanggal 04 Septe,ber 2021 sekitar pukul 18.00 Wib, BR, Y, MAS, AAS (Polisi berpakaian preman) mendatangi lahan untuk melakukan mediasi dengan pihak-pihak tersebut. Dan saat di TKP salah satu korban yang merupkan anggota Pori diajak oleh tersangka RF masuk di dalam pos dan para korban lainnya diluar pagar dijaga oleh sekitar sepuluh orang teman-teman Tersangka RF.

Selanjutnya didalam pos, RF dengan arogan memprovokasi rekan-rekannya sehingga RF melakukan penyerangan ke anggota Polri dengan cara dipukul menggunakan vas bunga mengenai kepala, sedangkan korban lain di pukul secara bersama-sama hingga mengalami memar pada muka dan tangan, serta sepeda motor milik salah satu korban dirusak oleh para pelaku hingga mengakibatkan kaca spion pecah dan spedo meter retak.

“Setelah mendapat informasi tersebut, anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penyelidikan dan selanjutnya pada hari Selasa tanggal 07 September 2021 sekitar pukul 19.00 Wib di jalan Gununganyar Tambak Surabaya berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka RF. Sedangkan tersangka ST telah diterbitkan DPO dan pelaku lain dalam penyelidikan.” terang Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Selain mengamankan Tersangka RF, dari ungkap kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti diantaranya 1 bendel SHM, 1 bendel bukti pembelian bahan baku pos, 1 buah flasdis berisi rekaman dan foto-foto pembongkaran posserta 3 lembar hasil visum et repertum atasnama BR, YR dan AS.

“Atas perbuatannya, Tersangka pelaku disangkakan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang atau orang dan atau penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun enam bulan penjara dan atau dua tahun delapan bulan,” tegasnya.