Aparat Gabungan Polda Sumatera Selatan Tangkap 22 Orang Komplotan Pencuri Kelapa Sawit

oleh -

sergap TKP – PALEMBANG

Aparat gabungan Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap dan menangkap komplotan pencuri kelapa sawit yang menyebabkan perusahaan perkebunan rugi sampai miliaran rupiah.

Tak tanggung-tanggung, Dari ungkap kasus tersebut, polisi mengamankan sebanyak 22 orang pelaku.

Selain mengamankan para pelaku, Dari hasil penggerebekan, pihak kepolisian juga menyita barang bukti beberapa truk dan sepeda motor, serta peralatan untuk memanen kelapa sawit.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Hisar Siallagan menjelaskan, para pelaku yang berjumlah puluhan orang tersebut tertangkap tangan sedang memanen kelapa sawit milik PT Lonsum Mangsang di Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Ke 22 pelaku pencurian kelapa sawit tersebut kemudian langsung diamankan ke Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, untuk proses penyelidikan, ” kata Kombes Pol Hisar Siallagan.

Berdasarkan dari hasil pemeriksaan sementara, aksi pencurian kelapa sawit tersebut sudah dilakukan sejak Agustus 2021. Saat beraksi, mereka dikomandoi mandor pengawas sekaligus membagi peran para rekannya.

Mulai dari yang memanen kelapa sawit, pengangkutan, sopir, serta ada yang mengawasi lokasi perkebunan untuk melihat apabila ada petugas keamanan datang.

Kombes Pol Hisar Siallagan mengungkapkan, dilihat dari cara kerjanya sindikat pencurian kelapa sawit ini sangat terorganisir.

“Akibat pencurian ini, perusahaan mengalami kerugian sampai miliaran rupiah,” ujarnya.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita beberapa unit sepeda motor, kelapa sawit hasil curian, peralatan memanen, dan juga tiga unit truk yang digunakan untuk mengangkut kelapa sawit hasil curian.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan pelaku masih menjalani pemeriksaan di Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan.

Para penyidik Subdit Jatanras juga masih melakukan pengembangan penyelidikan untuk menangkap otak pelaku serta pihak yang menampung kelapa sawit hasil curian.