Ungkap Kasus Narkotika, Satresnarkoba Polres Lamandau Tangkap 3 Pelaku dan Amankan 2 Kg Sabu

oleh -

sergap TKP – LAMANDAU

Aparat Satresnarkoba Polres Lamandau kembali berhasil mengungkap dan menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu jaringan lintas Propinsi. Rabu (8/12/2021).

Dari ungkap kasus tersebut, polisi mengamankan 3 (tiga) orang tersangka berikut barang bukti berupa narkoba golongan I bukan tanaman jenis sabu dengan berat kurang lebih sebanyak 2 Kg.

Kapolres Lamandau, AKBP Arif Budi Purnomo,S.I.K., M.H. mengatakan bahwa barang bukti berupa sabu sebanyak 2.037,41 gram itu diamankan dari seorang perempuan berinisial MJ, (46), yang di bekuk oleh jajaran Satresnarkoba pada tanggal 1 Desember 2021 sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Trans Kalimantan Km 18, Nanga Bulik.

“Kronologinya, berawal dari adanya informasi masyarakat, diduga akan ada pengiriman narkotika yang melintas Lamandau, kemudian anggota Satresnarkoba dengan dipimpin langsung Kasat Narkoba, I Made Rudia melakukan kegiatan razia, Dalam kegiatan tersebut petugas berhasil mengamankan seorang perempuan yang menaiki travel dan terbukti membawa sebuah plastik berisikan 11 bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu,” kata AKBP Arif Budi Purnomo,S.I.K., M.H., saat Konferensi Pers di aula Joglo Mapolres Lamanadau, Selasa (7/12/2021).

Kapolres menjelaskan, setelah dilakukan interogasi terhadap MJ diperoleh keterangan bahwa narkoba tersebut akan dikirimkan kepada seorang perempuan dengan inisial DL (37) dan seorang laki-laki berinisial MA (60) di Palangka Raya. MJ juga mengaku, bahwa kedua pemesan itu telah mentransfer uang sebesar Rp 450 Juta.

“Atas informasi tersebut, kami kemudian membentuk tim gabungan untuk melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap DL dan MA, Pada hari Jumat (3/12/2021), petugas berhasil mengamankan kedua tersangka di Desa Sungai Terik, Gang Rambutan, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur,” ujar AKBP Arif Budi Purnomo,S.I.K., M.H.

Selain itu, Kepada polisi, MJ mengaku telah melakukan pengiriman narkoba sebanyak lima kali dengan upah 50 juta rupiah, Sedangkan dua tersangka lain sebagai pemesan atau pemilik barang haram tersebut, DL mengaku tiga kali dan MA dua kali.

Apapun alasan para pelaku, Atas perbuatannya mereka disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) Jo.