sergap TKP – SEMARANG
Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. Purwadi Arianto, M.Si., memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Gel. I Tahun 2023 Batalyon Ksatria Sattwika, di Akademi Kepolisian (AKPOL) Jl. Sultan Agung, Candi Baru, Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah. Selasa (18/07/2023).
Dalam acara yang dihadiri oleh Pejabat Utama Lemdiklat Polri, Para PJU Akademi Kepolisian Lemdiklat Polri, Para Pamen, Para Pama, Para Gadik dan Gadikan, dan tamu undangan.
Sebanyak 100 perwira Polri lulusan Sumber Sarjana (SIPSS) Gel. I tahun 2023 dari Batalyon Ksatria Sattwika yang terdiri dari 64 polisi laki-laki dan 36 polisi wanita hari ini mengikuti upacara penutupan pendidikan mereka.
Mereka berhasil menyelesaikan seluruh kewajiban pendidikan dengan baik setelah menjalani proses belajar-mengajar selama 4,5 bulan. Pendidikan SIPSS memiliki tujuan utama untuk melahirkan _first-line supervisor yang memiliki keterampilan dan kompetensi yang diperlukan dalam kepemimpinan dan pengelolaan tugas-tugas di lapangan.
Adapun beberapa keterampilan yang perlu dimiliki oleh perwira Polri sebagai first-line supervisormeliputi keterampilan kepemimpinan, manajemen, komunikasi, penyelesaian masalah, pelatihan, manajemen konflik, dan kolaborasi.
Keterampilan kepemimpinan menjadi salah satu hal terpenting yang harus dimiliki oleh seorang perwira Polri.
Mereka harus mampu memimpin dan mengarahkan bawahan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Selain itu, keterampilan manajemen juga diperlukan guna mengelola waktu, sumber daya, dan anggaran dengan efektif dan efisien. Keterampilan komunikasi juga menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan. Seorang perwira Polri harus mampu menjelaskan tugas dan tujuan dengan jelas, serta mampu mendengarkan masukan dan umpan balik dari bawahan. Kemampuan dalam menyelesaikan masalah juga penting, di mana mereka harus mampu mengidentifikasi masalah dan menemukan solusi yang tepat dan efektif.






