sergap TKP – SURABAYA
Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Machfud Arifin mengapresiasi keberhasilan Tim Anti Bandit bentukan Sat Reskrim Polrestabes Surabaya yang dalam kurun satu bulan terakhir terhitung mulai dari tanggal 3 Pebruari – 3 Maret 2017 berhasil mengungkap 102 kasus kejahatan di Kota Surabaya.
“Tim Anti Bandit yang digagas Kapolrestabes Surabaya ini sangat bagus. Tim ini sudah berhasil menangkap banyak pelaku kejahatan dengan kekerasan atau bahasa gampangnya itu pelaku perampokan, ini prestasi yang perlu diapresiasi,” ucap Kapolda di Mapolrestabes Surabaya, Jl. Sikatan No. 1, Krembangan, Surabaya, Senin (6/3/2017).
Didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kapolda mengungkapakan dari pengungkapan 102 kasus tersebut Tim Anti Bandit telah menetapkan 45 orang sebagai tersangka.
“Ada tersangka sebanyak 45 orang, 43 di antaranya laki-laki dan 2 perempuan. Ada juga 33 orang yang masuk DPO (daftar pencarian orang) atau residivis,” ungkap Kapolda.
Selain itu Kapolda juga berharap dengan ditangkapnya para pelaku kejahatan ini dapat menurunkan jumlah kasus kriminal di Surabaya. “Ini cukup luar biasa. Mudah-mudahan dengan ditangkapnya banyak pelaku kriminal ini bisa menurunkan kasus di wilayah Surabaya dan tidak malah semakin bertambah terus. Otomatis kalau tersangka banyak yang ditangkap, maka jumlah kasus pasti drop atau turun,” ujarnya
Selain para tersangka, Polrestabes Surabaya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 2 unit kendaraan roda empat (R4), 45 unit kendaraan roda dua (R2), 7 unit handphone, 1 unit laptop, 5 bilah senjata tajam (sajam), 3 lembar uang kuno, 14 buah kunci letter “T/Y”, 3 buah kunci letter “T”, 4 lembar STNK, serta 5 buah kunci kontak. Selain itu petugas juga menyita 1 buah linggis, 1 buah kubut, 3 buah gembok, 1 pasang plat nomor, 1 boks handphone dan uang tunai Rp. 1,2 juta.
“Untuk itu dengan adanya Tim Anti Bandit diharapkan bisa menjadikan Surabaya lebih aman dan kasus kriminal perampokan begal bisa terus turun,” tandas Machfud.








