sergap TKP – SURABAYA
Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan jelang Pilkada serentak 2018, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menggelar pelatihan pengendalian massa di halaman tengah Mapolrestabes Surabaya.
Dalam kegiatan simulasi tersebut dibuat sebuah sekenario dimana ada sekelompok massa yang tidak terima dengan hasil perhitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dari situ perwakilan massa yang berorasi kemudian ditemui tim negosiator yang diisi oleh Polwan. Namun hal tersebut tidak menemui hasil dan jutru membuat massa makin emosi dan mulai melakukan pelemparan batu dan botol mineral ke arah petugas.
Anggota dalmas yang berjaga dengan tameng makin terdesak dengan massa yang hendak membakar kantor KPU. Terdesak dengan hal tersebut petugas pun akhirnya melakukan tindakan tegas menyemprot para massa yang berorasi dengan water cannon.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal menyebut pelatihan ini merupakan pelatihan rutin. “Ini merupakan pelatihan rutin kami untuk peningkatan fungsi teknis dan taktis. Ini untuk menyambut pilkada serentak 2018,” ujar M Iqbal, Sabtu (5/8/2017).
Selain itu Kapolrestabes juga mengapresiasi personelnya dalam hal ini Satuan Sabhara. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan simulasi guna mengendalikan massa. “Kami akan mengendalikan massa awal dalam eskalasi biasa hingga eskalasi meningkat,” ucapnya.







