Perampok 4,3 Kg Emas di Banyuwangi Akhirnya Ditangkap Polisi

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) berhasil menangkap para terduga pelaku perampokan toko emas di Kabupaten Banyuwangi yang melibatkan oknum anggota kepolisian.

Dalam aksinya tersebut para pelaku yang berjumlah empat orang ini berhasil menggasak 4,3 kilogram (Kg) emas dari dalam toko emas tersebut.

Saat tiga pelaku yakni FR, AW, dan DH telah diamankan di Mapolresta Banyuwangi. “Memproses tiga tersangka tsk dan melakukan penahanan di Polres Banyuwangi,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Senin (15/3/2021).

Lebih lanjut, Argo menjelaskan kasus ini sendiri diawali dengan adanya hubungan bisnis antara para tersangka dengan pemilik toko emas tersebut. Dalam hal ini terhadap utang piutang antara para pihak.

“Kasus terjadi karena hutang piutang, kemudian terlapor mengambil hak-nya berupa perhiasan emas karena pelapor tidak mau membayar uang perjanjian bisnis,” jelas Argo.

Argo mengungkapkan kasus dalam kasus ini sebenarnya pihaknya melalui Polsek Genteng telah melakukan mediasi antara kedua belah pihak. “Sebelum peristiwa terjadi, sudah melakukan mediasi, namun deadlock yang akhirnya terjadi dugaan peristiwa pidana,” beber Irjen Argo.

Kasus ini sendiri diduga melibatkan oknum anggota Polsek Pamekasan Aiptu AW yang juga telah diamankan. Aiptu AW diminta salah satu tersangka menjaga pintu masuk toko emas ketika peristiwa pencurian itu terjadi.

Atas hal tersebut kini Aiptu AW tengah menjalani proses hukum oleh Propam Polda Jatim. “Untuk keterlibatan AIPTU AW sedang dalam proses hukum oleh Propam Polda Jatim,” ujar mantan Kabid Humas Polda Jatim ini.

Dalam kasus ini pihak kepolisian juga turut menyita 4.315,35 gram dan sebuah mobil yang digunakan tersangka. Para tersangka juga terancam dijerat Pasal 365 ayat (1) (2) 2e subsider Pasal 363 ayat (1) 4e KUHP.