Larangan Mudik, Polda Jatim Siapkan Penyekatan

oleh -

sergap TKP – BANYUWANGI

Menindaklanjuti arahan pemerintah yang mengimbau dan melarang pelaksanaan mudik, Polda Jatim telah menyiapkan penyekatan di tujuh titik di Jawa Timur.

Penetapan titik tersebut telah dirapatkan oleh Mabes Polri bersama Polda Jateng, Polda Jatim dan Polda Bali. “Kami sudah membuat tujuh titik yang masuk ke wilayah Jawa Timur, dan berkoordinasi dengan jajaran Polda Jateng maupun Polda Bali,” jelas Kapolda Jatim, Sabtu (10/4/2021).

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta Karo Karo di Banyuwangi ini juga mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Bali terkait titik-titik yang akan dilakukan penyekatan di sekitar Pelabuhan Ketapang.

“Itu yang paling penting di sini adalah Pelabuhan Ketapang. Kami sudah berkordinasi juga dengan Polda Bali, kami akan menentukan beberapa titik di situ,” ujar Kapolda.

Pihaknya berharap masyarakat dapat mematuhi arahan pemerintah dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 yang telah mewabah lebih dari satu tahun dan sampai saat ini masih ada di sekeliling kita.

“Sehingga harapannya masyarakat yang Masuk itu adalah orang-orang yang bekerja hanya untuk sembako. Sedangkan yang lain harap mengikuti himbauan dari pemerintah untuk tidak melaksanakan mudik. Mari sama-sama kita ikuti apa arahan dari pemerintah, sehingga kita semua bisa menjaga diri. Jaga diri, jaga keselamatan kita masing-masing,” pesan Kapolda.

Untuk memastikan hal tersebut dapat berjalan dengan lancar pihaknya juga bakal menerapkan sistem penyekatan dengan melakukan pemeriksaan surat-surat kepada pengguna jalan atau masyarakat yang akan melakukan perjalanan luar kota maupun Provinsi.

“Kami akan menerapkan sistem penyekatan, sehingga kalau misalkan mereka tidak dilengkapi dengan surat atau misalkan rekomendasi pekerjaan terkait dengan sembako, maka kita kembalikan, jadi harus balik. KTP-nya nanti dicek, suratnya yang dibawa itu dicek, pada titik nanti mau masuk ke Banyuwangi pasti suruh kembali kalau dari arah dari Bali. Dan dari Bali pun juga sudah pasti mengecek. Kita sudah sepakat sehingga nanti yang masuk itu ngecek sekilas,” paparnya.

“Kami juga yang dari Banyuwangi mau ke Bali itu kita cek juga. Sehingga harapan dengan masing-masing menerapkan hal ini tentunya pergerakan itu akan dikurangi kerumunan juga akan dikurangi. Dan tentunya kalau kerumunan dan pergerakan dikurangi, otomatis resiko penyebaran covid bisa kita kurangi,” tutupnya.