Tak Pernah Longgar, Bandara Juanda Lakukan Pengecekan Prokes Sesuai SOP

oleh -

sergap TKP – SIDOARJO

Tak pernah longgar dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Bahkan hal ini telah diberlakukan sebelum terbentuknya Satgas Repatriasi, pada 26 April 2021 lalu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan bahwa penerapan SOP sesuai Prokes ini diberlakukan kepada seluruh penumpang yang akan berangkat dan datang di bandara Internasional Juanda.

Adapun SOP Prokes ini meliputi pengecekan Suhu tubuh, pengisian kartu kewaspadaan kesehatan atau Electronic – Health Alert Card (E-HAC), dan apabila ada yang terdeteksi menunjukkan gejala Covid-19, maka akan langsung di bawa ke rumah sakit rujukan, untuk dilakukan test PCR dan selanjutnya akan dikarantina bila hasilnya Positif.

Sementara itu Satgas Repatriasi yang dipimpin oleh Pangdam V/Brawijaya, Wadan satgas 1 Kapolda Jatim, dan Wadan satgas 2 Sekda Prov Jatim ini akan melakukan pemeriksaan sesuai SOP terhadap seluruh pelaku perjalanan Internasional baik Pekerja Migran Indonesia (PMI) maupun Non PMI, Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang datang melalui bandara Juanda.

“Penerapan Prokes terhadap seluruh penumpang baik yang datang maupun pergi melalui bandara Juanda selalu dilakukan pemeriksaan dokumen dan penyelidikan epidemologi. Kemudian diarahkan ke Asrama Haji untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan dan dilakukan karantina terpusat selama dua hari, dan dilakukan Swab, jika positif maka akan dirujuk ke RS Covid, namun bila negatif maka tetap dilakukan karantina setelah 2 hari,” ungkapnya.

Dari data yang dihimpun Polda Jatim sampai saat ini terdapat sebanyak 12.770 kedatangan diantaranya PMI 12.547 orang dan WNA 223 orang, sedangkan jumlah yang berasal dari Jawa Timur sebanyak 10.979 orang dan Luar Jawa Timur 1.791 orang.

Sementara untuk yang masih melaksankan Karantina di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya ada 628 orang. Sedangkan yang negatif Covid-19 dan dipulangkan sebanyak 11.862 orang dan yang positif Covid-19 sebanyak 150 orang, dengan keterangan 80 orang sembuh, dan 70 orang masih diisolasi.