Ajudan Bupati Novi, Akui Gunakan Aliran Dana Kepadanya Untuk Kepentingan Pribadi

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Nganjuk Nonaktif Novi Rahman Hidayat memasuki babak baru. Sang ajudan M Izza Muhtadin mengaku tidak ada aliran dana atas permintaan bupati.

Hal tersebut diungkapkan oleh M. Izza Muhtadin dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya. Ajudan bupati ini bahkan meralat sebagian besar kesaksiannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Bahkan terkait aliran dana seperti uang syukuran, Izza menyebut hal tersebut merupakan inisiatif pribadinya dan tidak ada permintaan dari sang bupati. “Itu atas inisiatif saya pribadi. Untuk kepentingan pribadi. Uangnya saya bawa sendiri. Untuk kepentingan pribadi,” aku Izza.

Izza juga mengungkapkan bahwa dirinya menyesal terkait hal ini dan meminta maaf kepada Bupati Novi. Ia menyebut sebelumnya dirinya sempat tidak mengakui perbuatannya lantaran ketakutan dan ingin menyelamatkan dirinya dari perkara ini.

Uang yang didapatkannya sendiri diakuinya dipakai untuk karaoke bersenang-senang dan membeli mobil. Izza juga kukuh pada pernyataan kendati ketua majelis hakim sempat mengingatkan pernyataan itu dapat memperberat hukumannya.

“Karena ini sesuai dengan apa yang ada di lapangan. Saya sudah bersumpah di bawah Al-Quran untuk memberikan kesaksian yang sebenar-benarnya,” ujar Izza.