Terduga Pelaku Pembacokan Petugas Valet di Kawasan Jalan Basuki Rahmat Surabaya Menyerahkan Diri ke Polisi

oleh -
oleh

sergap TKP – SURABAYA

Laurens Lekatompessy alias Pace, Terduga pelaku pembacokan petugas valet di kawasan Jalan Basuki Rahmat Surabaya akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Didampingi oleh anggota organisasi masyarakat, Pace menyerahkan diri di markas polisi pada malam hari tanggal 9 Agustus 2026.

Sebelumnya Laurens Lekatompessy alias Pace sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP I Made Sutanaya membenarkan tentang penyerahan diri buron pembacokan tersebut.

“Iya (menyerahkan diri) hari Minggu (9/8/2026) malam,” kata AKP I Made Sutanaya, Selasa (11/8/2026).

Terduga pelaku Pace saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut mengenai keterlibatan dirinya dalam peristiwa pembacokan di salah satu tempat hiburan malam di Jalan Basuki Rahmat Surabaya tersebut.

“Masih pemeriksaan,” ujar AKP I Made Sutanaya.

Sebelumnya, polisi telah lebih dulu mengamankan seorang terduga pelaku berinisial SL (36).

Peristiwa pembacokan petugas valet di kawasan Jalan Basuki Rahmat tersebut, terjadi pada hari Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 03.15 WIB.

Dalam kejadian itu, dua anggota PSHT yang bekerja sebagai petugas valet diduga dikeroyok dan dibacok sekelompok orang yang disinyalir terafiliasi dengan oknum debt collector.

Kasus tersebut sempat memicu aksi solidaritas sekitar 10 ribu massa PSHT yang mendatangi Mapolrestabes Surabaya untuk mendesak pengusutan dan penangkapan pelaku.

Massa PSHT juga sempat mendatangi markas kelompok debt collector Maluku 1 Rasa (M1R) di Jalan Teuku Umar, Tegalsari, Surabaya.

No More Posts Available.

No more pages to load.